Cari yang antum mau

Senin, 10 November 2025

Hadist #109 | Semakin Jauh Berjalan Ke Masjid, Semakin Berlimpah Pahala



عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: أَرَادَ بَنُوْ سَلِمَةَ أَنْ يَنْتَقِلْوا قُرْبَ الْمَسْجِدِ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ لَهُمْ: « إِنَّه قَدْ بَلَغَنِي أَنَّكُمْ تُرِيْدُونَ أَنْ تَنْتَقِلُوا قُرْبَ الْمَسْجِدِ ؟ » فَقَالُوا: نَعَمْ يَا رَسُولَ اللهِ قَدْ أَرَدْنَا ذَلِكَ، فَقَالَ: « بَنِي سَلِمَةَ دِيَارَكُمْ، تُكْتَبُ آثَارُكُمْ، دِيَارَكُمْ، تُكْتَبُ آثارُكُمْ » رَوَاهُ مُسْلِمٌ.


Dari Jabir _radhiyallahu anhu_ dia berkata, _“Orang-orang Bani Salimah ingin berpindah rumah dekat dengan masjid, kemudian kabar itu terdengar oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka baginda Nabi bersabda, “Aku mendengar bahwa kalian ingin berpindah tempat yang berdekatan dengan masjid?_”¬


_Mereka menjawab, “Benar wahai Rasulullah, kami ingin berpindah berdekatan dengan masjid.”_


Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda, _“Wahai Bani Salimah, tetaplah di tempat tinggal kalian, karena setiap langkah kalian dari rumah ke masjid akan dicatat! Tetaplah di tempat tinggal kalian, karena setiap langkah kalian dari rumah ke masjid akan dicatat!” (HR. Muslim, no. 665)._Dari Jabir _radhiyallahu anhu_ dia berkata, _“Orang-orang Bani Salimah ingin berpindah rumah dekat dengan masjid, kemudian kabar itu terdengar oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka baginda Nabi bersabda, “Aku mendengar bahwa kalian ingin berpindah tempat yang berdekatan dengan masjid?_”¬


_Mereka menjawab, “Benar wahai Rasulullah, kami ingin berpindah berdekatan dengan masjid.”_


Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda, _“Wahai Bani Salimah, tetaplah di tempat tinggal kalian, karena setiap langkah kalian dari rumah ke masjid akan dicatat! Tetaplah di tempat tinggal kalian, karena setiap langkah kalian dari rumah ke masjid akan dicatat!” (HR. Muslim, no. 665)._


◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉


📝 *FAEDAH HADIST*

Hadist ini memberikan faedah - faedah berharga, di antaranya;


1. Bani Salimah adalah salah satu kabilah dari kaum Anshar. Mereka ingin berpindah rumah dekat dengan masjid, agar lebih mudah shalat berjamaah dan mendapatkan ilmu dari Nabi _shallallahu ‘alaihi wa sallam_, kemudian kabar itu terdengar oleh Nabi _shallallahu ‘alaihi wa sallam_, maka baginda Nabi menasehati mereka agar tetaplah tinggal di tempat mereka dan tidak perlu pindah ke dekat masjid. Karena setiap langkah dari rumah ke masjid akan dicatat. Rasul meyebutkan  dua kali nasehat ini sebagai penekanan.


2. Orang yang berjalan ke masjid untuk shalat jumat dan shalat berjama’ah akan mendapatkan dua kebaikan. Pertama, diangkat satu derajat dan kedua, dihapuskan satu dosa baginya. Seseorang yang berwudhu dengan sempurna kemudian melangkahkan kakinya baik jauh atau dekat kecuali ia akan di catat dengan dua kebaikan ini.


3. Petunjuk berharga bahwa ketika ada suatu informasi dari seseorang maka perlu menelitinya dan diperiksa terlebih dahulu sebelum menetapkan hukumnya. Oleh karena itu, Nabi _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bertanya kepada Bani Salimah sebelum mengatakan sesuatu, dan bersabda, _“Aku mendengar bahwa kalian ingin berpindah tempat yang berdekatan dengan masjid?”_ Mereka menjawab, _“Benar wahai Rasulullah, kami ingin berpindah berdekatan dengan masjid.”_


4. Berjalannya seorang hamba juga akan dihisab.


5. Motivasi dan dorongan untuk shalat wajib berjama’ah dan shalat jumat di masjid bagi kaum pria.


6. Hadits ini juga sebagai dalil banyaknya jalan kebaikan, di antaranya adalah jalan menuju ke masjid, yaitu meningkatkan derajat dan menghapuskan banyak kesalahan, memperbanyak langkah ke masjid merupakan sebab diampuninya dosa dan diangkatnya derajat setiap muslim.


_Wallahu Ta’ala A’lam._


_Referensi Utama: Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Shalih al Utsaimin, & Kitab Bahjatun Naazhiriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy._


_Ustadz Fadly Gugul, S.Ag., M.Ag._


Link: https://bimbinganislam.com/fawaid-hadist-109-semakin-jauh-berjalan-ke-masjid-semakin-berlimpah-pahala/

Sabtu, 08 November 2025

KETEGUHAN IMAN SETELAH KEMATIAN

Kematian bukanlah akhir dari perjalanan seorang hamba, melainkan pintu menuju alam yang baru — alam barzakh. Di sana, setiap jiwa akan diuji, bukan dengan ucapan manusia, tapi dengan keteguhan keyakinannya yang sesungguhnya.


Saat manusia telah dikuburkan, datanglah dua malaikat untuk menanyakan tentang Rabb-nya, agamanya, dan nabinya. Bagi orang beriman, pertanyaan itu bukan sekadar ujian lisan, tapi buah dari iman yang hidup di hatinya selama di dunia. Sedangkan bagi orang yang hanya mengikuti tanpa keyakinan, kebingungan dan penyesalan akan menyelimuti dirinya.


Hadits berikut menggambarkan dengan jelas bagaimana keadaan seorang mukmin dan orang munafik ketika ditanya di alam kubur…


Rasulullah ﷺ bersabda,


إذا قبرَ الميِّتُ - أو قالَ أحدُكم - أتاهُ ملَكانِ أسودانِ أزرَقانِ يقالُ لأحدِهما المنْكَرُ والآخرِ النَّكيرُ فيقولانِ ما كنتَ تقولُ في هذا الرَّجلِ فيقولُ ما كانَ يقولُ هوَ عبدُ اللَّهِ ورسولُهُ أشْهدُ أن لا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وأنَّ محمَّدًا عبدُهُ ورسولُهُ فيقولانِ قد كنَّا نعلمُ أنَّكَ تقولُ هذا ثمَّ يفسحُ لَهُ في قبرِهِ سبعونَ ذراعًا في سبعينَ ثمَّ ينوَّرُ لَهُ فيهِ ثمَّ يقالُ لَهُ نم فيقولُ أرجعُ إلى أَهلي فأخبرُهم فيقولانِ نم كنومةِ العروسِ الَّذي لا يوقظُهُ إلَّا أحبُّ أَهلِهِ إليْهِ حتَّى يبعثَهُ اللَّهُ من مَضجعِهِ ذلِكَ وإن كانَ منافقًا قالَ سمعتُ النَّاسَ يقولونَ فقلتُ مثلَهُ لا أدري فيقولانِ قد كنَّا نعلمُ أنَّكَ تقولُ ذلِكَ فيقالُ للأرضِ التئِمي عليْهِ فتَلتَئمُ عليْهِ فتختلفُ أضلاعُهُ فلا يزالُ فيها معذَّبًا حتَّى يبعثَهُ اللَّهُ من مَضجعِهِ ذلِكَ


“Apabila seorang mayit telah dikuburkan — atau Nabi ﷺ bersabda: ‘Salah seorang dari kalian dikuburkan’ — maka datanglah kepadanya dua malaikat yang berwarna hitam kebiruan. Salah satunya bernama Munkar dan yang lainnya Nakir.


Keduanya bertanya: ‘Apa yang dulu engkau katakan tentang orang ini (yakni Nabi Muhammad ﷺ)?’


Maka orang mukmin menjawab:

‘Dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.’


Keduanya pun berkata:

‘Kami sudah tahu bahwa engkau akan mengatakan demikian.’


Lalu kuburnya diluaskan sejauh tujuh puluh hasta kali tujuh puluh, dan diberi penerangan di dalamnya.


Kemudian dikatakan kepadanya:

‘Tidurlah.’


Ia pun berkata:

‘Kembalikanlah aku kepada keluargaku agar aku dapat memberitahukan (keadaan ini) kepada mereka.’


Namun kedua malaikat itu berkata:

‘Tidurlah sebagaimana tidurnya pengantin yang tidak akan dibangunkan kecuali oleh orang yang paling ia cintai.’


Dan ia tetap berada dalam keadaan demikian hingga Allah membangunkannya dari tempat tidurnya itu (pada hari kiamat).


---


Adapun orang munafik, ketika ditanya, ia menjawab:

‘Aku mendengar orang-orang mengatakan sesuatu, lalu aku pun mengucapkannya pula. Aku tidak tahu (kebenarannya).’


Kedua malaikat itu berkata: ‘Kami sudah tahu bahwa engkau akan mengatakan demikian.’


Lalu dikatakan kepada bumi:

‘Himpitlah dia!’


Maka bumi pun merapat menghimpitnya hingga tulang rusuknya saling berselisihan (berhimpitan). Dan ia akan terus disiksa dalam kuburnya hingga Allah membangkitkannya dari pembaringannya.”


📚 HR. Tirmidzi 1071 dan Ibnu Hibban 3117; dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallahu'anhu. Dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi


•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 

👍 Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini.


✅ *Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

Registrasi Ketik: "Daftar" kirim ke WA SM Center:  +62 858 2634 8545


✅ *BELAJAR BAHASA ARAB VIA GROUP WHATSAPP (GRATIS)*

Cinta Bahasa Arab (CBA)

Ketik "DAFTAR CBA" Kirim via WhatsApp ke 0821-2307-8602


🟢 *JOIN TELEGRAM*

» t.me/shirotulmustaqim

» t.me/kalenderhijriyyah

» t.me/fawaidistighfar

» t.me/hitungmatematika

Instagram.com/shirotulmustaqimid

www.shirotulmustaqim.com

BESARNYA NILAI UMUR DAN KESEMPATAN DI BULAN RAMADAN

✒️ Dari Thalhah bin 'Ubaidillah radhiyallahu' anhu, bahwa ada dua orang mendatangi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. 🔀 K...